Cuci Tangan Pakai Sabun? Bukan Sekadar Basah-basahan! Ini Manfaatnya
Oleh: Admin Kampung Cisitu
Assalamu'alaikum wr. wb.
Halo, Sahabat Sehat Kampung Cisitu!
Siapa di sini yang biasa cuci tangan sebelum makan? Atau setelah dari kebun, setelah buang air, setelah pegang hewan peliharaan? Kalau jawabannya "sering", berarti Anda hebat! Tapi kalau masih sekadar membasahi tangan dengan air saja tanpa sabun, sayangnya itu belum cukup, lho.
Mari kita bahas mengapa kebiasaan cuci tangan pakai sabun itu sangat penting, sekaligus cara melakukannya dengan benar.
1. Sabun Lebih Efektif Membunuh Kuman daripada Air Saja
Air mengalir memang bisa membersihkan kotoran yang terlihat. Tapi kuman, bakteri, dan virus penyebab penyakit sangat kecil dan menempel kuat di kulit. Sabun bekerja dengan cara melarutkan lemak dan protein yang menjadi "lem" bagi kuman. Setelah itu, air mengalir akan membawa pergi kuman-kuman tersebut.
Ingat : Cuci tangan pakai sabun berbeda dengan cuci tangan pakai air saja. Yang kedua hanya membuat tangan basah, tapi kuman masih tinggal.
2. Mencegah Masuknya Penyakit ke Dalam Tubuh
Tangan adalah perantara utama kuman masuk ke tubuh. Kita sering menyentuh mata, hidung, mulut, atau makanan tanpa sadar. Padahal, kuman dari mana saja (pupuk kandang, tanah, gagang pintu, uang) bisa menempel di tangan.
Dengan cuci tangan pakai sabun, kita bisa mencegah berbagai penyakit seperti :
> Diare (sering menyerang anak-anak)
> Cacingan (akibat telur cacing dari tanah)
> Infeksi saluran pernapasan (batuk, pilek, bahkan flu burung)
> Demam tifoid (tifus) yang disebabkan oleh makanan/minuman terkontaminasi
3. Melindungi Keluarga, Terutama Balita dan Lansia
Anak-anak dan orang tua memiliki daya tahan tubuh yang lebih lemah. Mereka lebih mudah sakit jika terpapar kuman. Ketika kita rajin cuci tangan, kita tidak hanya menjaga diri sendiri, tetapi juga melindungi orang-orang terkasih di rumah.
Bayangkan : Seorang ibu yang baru saja memegang daging mentah, lalu langsung menyuapi anaknya tanpa cuci tangan dulu. Itu sangat berisiko!
4. Mengajarkan Hidup Bersih Sejak Dini
Kebiasaan cuci tangan pakai sabun harus dimulai dari rumah. Jika anak-anak melihat orang tua melakukannya setiap saat, mereka akan meniru. Lambat laun, ini menjadi budaya bersih di keluarga dan lingkungan sekitar. Kampung Cisitu bisa menjadi desa teladan dalam perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)!
Kapan Saja Wajib Cuci Tangan Pakai Sabun?
> Sebelum makan atau menyuapi anak
> Sebelum menyiapkan atau memasak makanan
> Setelah buang air besar/kecil
> Setelah menceboki anak atau membersihkan kotoran hewan
> Setelah berkebun, bercocok tanam, atau memegang tanah
> Setelah memegang hewan (ayam, kambing, kucing, dll.)
> Setelah batuk, bersin, atau memegang hidung/mulut
> Setelah pulang dari luar rumah (warung, pasar, posyandu, sekolah)
Cara Cuci Tangan Pakai Sabun yang Benar (6 Langkah) :
> Basahi tangan dengan air mengalir (bukan air dalam bak/ember).
> Tuang sabun secukupnya (bisa sabun batangan atau cair).
> Gosok kedua telapak tangan.
> Gosok punggung tangan dan sela-sela jari.
> Gosok ibu jari dengan gerakan memutar, lalu bersihkan ujung kuku.
> Bilas dengan air mengalir, lalu keringkan dengan handuk bersih atau lap bersih.
> Lakukan selama minimal 20 detik (kira-kira sepanjang menyanyikan lagu "Selamat Ulang Tahun" dua kali).
Penutup :
Cuci tangan pakai sabun adalah investasi kesehatan yang paling murah dan paling mudah. Tidak perlu beli alat mahal, cukup sediakan sabun dan air di dekat tempat cuci piring, kamar mandi, atau di depan rumah.
Mari mulai dari diri sendiri, lalu ajak tetangga dan keluarga.
Jadikan cuci tangan pakai sabun sebagai kebiasaan, bukan sekadar kewajiban.
Tangan bersih, hati senang, keluarga sehat, Kampung Cisitu kuat!
Salam sehat dari kami.
Apakah di rumah Anda sudah tersedia sabun dan tempat cuci tangan yang mudah dijangkau? Jika belum, yuk segera sediakan!
Selanjutnya harus Jaga Kebersihan Lingkungan
