About Us

Dosa istri terhadap suami yang menjerumuskan istri ke neraka

Agama Islam sudah mengatur semuanya tentang kewajiban seorang istri terhadap suaminya. Firman-firman Allah dan hadits Rasulullah menjadi rujukan bagi umat Islam.

Assalamualaikum, kampung cisitu menjumpai sahabat semua pada artikel kali ini saya ingin tulis seputar kewajiban istri.

Jangan melanggar apa yang sudah diatur dan sesuai syariat apalagi sampai membuat peraturan-peraturan sendiri. Sekarang tidak sedikit dijumpai seorang istri yang membangkang kepada suaminya, berkelakuan tidak baik terhadap suaminya, bahkan ada sampai memaki suaminya. Padahal suaminya merupakan seseorang pria yang saleh, baik akhlaknya, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Tidak salah perempuan lebih banyak menjadi penghuni neraka.
Sabda Rasulullah SAW : Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, disebabkan mereka kufur.
Ditanyakan : Apakah mereka kufur kepada Allah?
Beliau bersabda : Mereka kufur kepada suami, kufur terhadap kebaikan. Seandainya kamu berbuat baik terhadap seseorang dari mereka sepanjang masa, lalu dia melihat satu saja kejelekan darimu maka dia akan berkata : Aku belum pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu (HR : Bukhari dan Muslim).

Berikut dari sumber terpercaya dimana sumber menulis tentang dosa istri terhadap suami yang menjerumuskan istri ke neraka :

1. Mengabaikan Wewenang Suami Sebagai Pemimpin Rumah Tangga
Rumah tangga dipimpin oleh suami dengan segala peraturan yang sesuai dengan ajaran Islam dan Rasulullah SAW. Sudah seharusnya istri menuruti semua bentuk peraturan atau perintah suami. Rasulullah menggambarkan seandainya seorang suami memerintahkan suatu pekerjaan berupa memindahkan bukit merah ke bukit putih atau sebaliknya, maka tiada pilihan bagi istrinya selain melaksanakan perintah suaminya.

2. Menentang Perintah Suami
Didalam rumah tangga sudah kewajiban seorang istri untuk mematuhi suami dan taat kepada suami. Istri juga harus menuruti perkataan suami baik larangan atau suruhan asal masih dalam hal kebaikan. Sabda Rasulullah : Tidaklah seorang perempuan menunaikan hak Allah sehingga ia menunaikan hak suaminya. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Dari hadits dapat disimpulkan istri harus taat kepada suaminya dengan mengharap ridha Allah SWT. Namun, kewajiban kepada Allah SWT tetap paling utama.

3. Menolak Untuk Bergaul Dengan Suami (Hubungan Suami Istri)
Allah sudah mengatur manusia berpasangan dan untuk memperoleh keturunan, pasangan pria dan perempuan diikat dalam sebuah pernikahan yang sah sesuai dengan syariat Islam. Dengan demikian pasangan tersebut sudah halal dan saling melengkapi untuk mempunyai keturunan.
Didalam Islam seorang istri yang menolak ajakan suami untuk bergaul, berarti ia (istri) membuka pintu laknat dari Allah terhadap dirinya.

4. Tidak Menemani Suami Tidur
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda : Bila seorang istri semalaman tidur terpisah dari ranjang suaminya, maka malaikat melaknatnya sampai Shubuh.
Jika seorang istri ingin tidur sendirian atau ingin menemani anak-anaknya yang masih kecil. Ia harus meminta izin suami terlebih dahulu.

5. Memaksa dan Memberatkan Beban Suami Dalam Mencari Nafkah
Kewajiban suami adalah mencari nafkah (rezeki) yang halal untuk memenuhi kecukupan rumah tangganya. Tugas suami hanyalah mencari dan Allah SWT sudah mengatur semuanya baik sedikit maupun lebih.
Sebagai istri jangan pernah sama sekali memaksa lebih dari suami. Terimalah pemberian suami selagi cukup untuk menghidupi. Itulah rezeki yang halal yang dibawa pulang kerumah oleh suami. Dan rezeki tersebut sungguh besar keberkahan dibandingkan rezeki tidak halal.

6. Tidak Mau (Tidak Pernah) Berdandan Didepan Suami
Dalam Islam istri hanya diperbolehkan hanya berdandan, mempercantik diri atau berhias hanya kepada suaminya saja. Sehingga suami semakin cinta dan sayang kepada istri dengan mengharap ridha Allah SWT.

7. Menjerumuskan Suami Kedalam Hal-hal Dilarang Allah SWT
Seorang istri yang menjerumuskan suami ke hal-hal yang tidak benar dan tidak sesuai syariat Islam, ini akan mengantarkan mereka berdua ke neraka.
Istri yang salehah tentunya selalu menjadi pendamping bagi suami yang baik. Bersama-sama beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

8. Mengesampingkan Kepentingan Suami Karena Kepentingan Lain
Dari Aisyah ra, ujarnya : saya bertanya kepada Rasulullah SAW. : Siapakah orang yang mempunyai hak paling besar terhadap seorang wanita?
Sabdanya : Suaminya.
Saya bertanya : Siapakah orang yang paling besar haknya terhadap seorang lelaki.
Jawabnya : Ibunya. (HR.Bazaar dan Hakim; Hadits hasan)
Dari hadits diatas dapat diambil kesimpulan seorang Istri terlebih dahulu mementingkan suaminya dibandingkan Ibunya atau ayahnya.
Istri harus meminta izin suaminya jika ingin memenuhi kepentingan orang tuanya. Ridha Allah, ridha suami, surga istri mengalir dari suami.

9. Keluar Dari Rumah Tanpa Seizin (Sepengetahuan) Suami
Dalam Islam seorang istri menjadi pendamping suami, dimana sudah tugasnya mengurus rumah tangga. Jika istri ingin pergi keluar rumah untuk keperluan apapun itu harus dengan izin dari suami.

Bagaimana jika pergi tanpa izin?
Jika pergi tanpa izin berarti istri sudah melanggar apa yang diajarkan oleh Islam. Dengan demikian dia durhaka kepada suami. Dan ia berdosa.

10. Lari Dari Rumah Suami Tanpa Suami Tahu Kemana
Rasulullah saw bersabda : Dua golongan yang sholatnya tidak bermanfaat bagi dirinya yaitu hamba yang melarikan diri dari rumah tuannya sampai ia pulang; dan istri yang melarikan diri dari rumah suaminya sampai ia kembali. (HR. Hakim, dari Ibnu ‘Umar)

11. Menerima Tamu Laki-laki yang Dibenci Oleh Suami
Dalam sebuah Hadits, Rasulullah telah menegaskan bahwa seorang istri diwajibkan memenuhi hak-hak suaminya. Diantaranya yaitu :
Tidak mempersilakan siapapun yang tidak disenangi suaminya untuk menjamah tempat tidurnya.
Tidak mengizinkan tamu masuk bila yang bersangkutan tidak disukai oleh suaminya.
(HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, Hadits hasan shahih)

12. Tidak Menolak Jamahan (Disentuh) Oleh Lelaki Lain
Maka wanita-wanita yang shalih itu ialah yang taat lagi memelihara (dirinya dan harta suaminya) dikala suaminya tidak ada sebagaimana Allah telah memeliharanya” (QS. An-Nisaa’ (4) ayat 34).
Rasulullah menjelaskan bahwa seorang istri yang membiarkan dirinya dijamah lelaki lain boleh diceraikan. Hal tersebut sangat besar dosanya dan sudah durhaka kepada suami. Allah akan menurunkan azab jika berbuat demikian.

13. Tidak Mau Merawat Ketika Suami Jatuh Sakit
Seperti penjelasan diatas, kepentingan seorang suami harus didahulukan. Jika istri menolak merawat suami ketika sakit dengan alasan apapun bahkan sekalipun orang tuanya sedang sakit juga, maka sudah kewajiban bagi istri merawat suaminya.

14. Puasa Sunnah Tanpa Izin Saat Suami Berada di Rumah
Dari Abu Harairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda : Seorang istri tidak halal berpuasa ketika suami ada di rumah tanpa izinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits tersebut sangat jelas, berpuasa sunnahpun harus dengan seizin suaminya ketika suami berada di rumah.

15. Menceritakan Tentang Fisik Wanita Lain Kepada Suami
Dari Ibnu Mas’ud, ujarnya : Rasulullah saw. bersabda : Seorang wanita tidak boleh bergaul dengan wanita lain, kemudian menceritakan kepada suaminya keadaan wanita itu, sehingga suaminya seolah-olah melihat keadaan wanita tersebut.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Jangan pernah mengumbar sesuatu yang dilarang dan dibenci oleh Allah. Sudah seharusnya menjaga rahasia yang tidak boleh diketahui siapapun.

16. Menolak Kedatangan Suami Bergilir Kepadanya (Suami yang Memiliki Lebih Satu Istri)
Seorang istri yang dimadu, tetap mempunyai kewajiban untuk mentaati perintahnya, menyenangkan hatinya, berbakti dan selalu berperilaku baik kepada suaminya ketika ia datang.
Seorang suami yang memperistri lebih dari satu harus memenuhi persyaratan sesuai syariat Islam. Salah satunya harus bersikap adil kepada satu sama lain.

17. Mentaati Perintah Orang Lain di Rumah Suaminya
Seorang istri jangan pernah sama sekali mentaati perintah dari siapapun dirumah suaminya. Satu-satunya orang yang dituruti istri hanyalah suaminya semata.

18. Menyuruh Suami Menceraikan Madunya
Tidak pantas bagi seorang istri yang sudah dimadu untuk menceraikan istri suami yang lainnya.

19. Meminta Cerai Tanpa Alasan yang Sah
Jangan menjadi istri yang mencari-cari alasan yang tidak jelas. Pereceraian suatu hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

20. Mengambil Harta Suami Tanpa Izinnya
Jangan pernah sama sekali mengambil harta benda suami tanpa izin darinya walaupun hanya sedikit saja.

Semoga bermanfaat.
Share:

Cara bahagiakan orangtua

Jangan Nunggu Mapan untuk Bahagiakan Orangtua, Lakukan 10 Hal Ini dari Sekarang!

Jumpa kembali dengan Kampung Cisitu.

Banyak dari kita yang ingin membahagiakan orangtua tapi merasa pesimis karena belum jadi orang yang sukses.

Padahal membahagiakan orangtua tidak melulu harus menunggu punya banyak uang  lho.

Kita bisa membuat mereka senang dengan cara yang lain.  Meskipun sederhana, tindakan ini lebih berharga dari sekedar uang.

Apa saja yu kita tengok.

1. Berikan kabar ke orangtuamu bahwa kamu sedang berada di kantor dan ceritakan bagaimana lingkungan kerjamu.
Kalau kamu tinggal jauh dari orangtua, berikan kabar padanya tentang kondisimu sekarang. Misalnya, "Pa, besok aku mau survei lapangan di Kalimantan satu bulan. Di sana aku tinggal di penginapan, dan bla bla bla.... "

2. Telepon dan katakan ke ibumu bahwa kamu sangat merindukan masakannya.
Pujilah masakan buatan orangtua. Misalnya, "Di sini, nasi gorengnya tidak ada yang bisa ngalahin nasi goreng buatan Mama. "Sudah tiga bulan tidak pulang, kangen bubur ayam buatan Mama."

3. Tanyakan kabar ayahmu, bagaimana pekerjaan di kantornya, serta bagaimana kesehatannya.
"Papa, sehat 'kan?
"Tekanan darahnya berapa sekarang?"
"Papa jangan sering-sering lembur lagi."

4. Kamu bisa memberikan kejutan dengan pulang ke rumah orangtuamu sehingga bisa mengobati kerinduan mereka.
Saat ada tanggal merah, kamu bisa pulang tanpa memberi kabar terlebih dulu. Atau mungkin kamu bisa mengambil cuti untuk menjenguk orangtuamu.

5. Saat berkunjung ke rumah orangtua, bawakan makanan dan minuman kesukaan mereka.
Tak perlu mahal, yang terpenting adalah makanan favorit mereka karena mereka pasti akan sangat menyukainya.

6. Saat berkumpul, luangkan waktu selesai jam makan malam untuk mongobrol santai.
Karena pembicaraan santai saat selesai makan malam akan membawa pengaruh baik pada hubungan.
Kamu juga bisa menceritakan kesulitan atau masalah yang kamu hadapi di kantormu agar kamu bisa mendapat nasihat ataupun semangat dari mereka.

7. Jangan sampai kamu melupakan hari penting mereka.
Misalnya hari ulang tahun maupun hari ulang tahun pernikahan kedua orangtuamu.
Gak perlu mewah buat merayakannya, karena kebersamaan itu mengalahkan kemewahan dalam bentuk apapun.

8. Selalu ciptakan nuansa yang nyaman saat berkumpul. Lupakan sejenak urusan kantor maupun gadget kamu.
Percaya deh, waktu yang kamu habiskan bersama kedua orangtuamu tidak akan pernah sia-sia.

9. Bagikan cerita bahagia kamu kepada orangtua.
Misal saat kamu mendapatkan promosi jabatan, tentu orang tuamu akan sangat bahagia saat mendengar kabar baik dari anak tercintanya, bukan?

10. Terakhir dan yang paling utama, jangan lupa selalu minta doa dari mereka.
Doa dari orang tua adalah doa terbaik dan bikin kalian makin terikat.

Dari sumber terpercaya.
Semoga bermanfaat
Share:

Sejarah Singkat Kecamatan Caringin - Sukabumi

Assalamualaikum salam jumpa kembali dengan Kampung Cisitu, kurang dari 30 hari lagi kita akan menuju ke PEMILU 2019.

Kali ini saya tertarik dengan artikel yang ditulis oleh Kang Dida di akun facebook - nya, dimana bercerita tentang sejarah Kecamatan Caringin.

Kalau begitu kita langsung saja, ini dia informasinya.

SEJARAH KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN SUKABUMI

A. Sejarah Singkat.
Kecamatan Caringin adalah salah satu hasil pemekaran dari Kecamatan Cibadak pada tahun 2001
sesuai Perda No.1 Tahun 2001 Tentang Pemekaran Wilayah Kecamatan.

Kecamatan Caringin diresmikan tanggal 24 Juni 2001 oleh Bupati Sukabumi yang saat itu dijabat oleh Drs.H.MAMAN SULAEMAN. Kecamatan Caringin berada di kabupaten Sukabumi yang berbatasan dengan :
- di sebelah Utara Kabupaten Bogor  yang di batasi dengan Gunung Gede,
- di sebelah Barat Kecamatan Nagrak (Kab. Sukabumi),
- di sebelah Selatan Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Cicantayan (Kab. Sukabumi),
- di sebelah Timur Kecamatan Kadudampit dan Kecamatan Cisaat (Kab. Sukabumi).

Kecamatan Caringin mengayomi sembilan (9) desa diantaranya : 
1. Desa Talaga
2. Desa Mekarjaya
3. Desa Cijengkol
4. Desa Caringin Kulon
5. Desa Caringin Wetan
6. Desa Cikembang
7. Desa Seuseupan
8. Desa Sukamulya
9. Desa Pasir Datar Indah

Adapun sejarah penamaan Caringin dipakai nama Kecamatan, berawal dari adanya sebuah pohon caringin yang berada di pusat kota Caringin yaitu persisnya berada di pinggir jalan Kabupaten dan berdekatan dengan terminal Caringin.

Kemudian atas usul para tokoh masyarakat dan tim Pemekaran Kecamatan Caringin maka disepakati nama Kecamatan hasil pemecahan dari Kecamatan Cibadak tersebut dengan nama Kecamatan Caringin.

Pengambilan nama Caringin di pakai sebuah nama Kecamatan karena Caringin (Pohon Beringin) memiliki filosofis yang baik dan mendalam, dalam bahasa Sunda Caringin adalah jenis pohon yang besar dan rindang sehingga cocok untuk dipakai berteduh baik disaat panas maupun hujan.

Pohon Caringin dalam bahasa Indonesia disebut pohon Beringin dalam ilmu pertanian Beringin (Ficus benjamina dan beberapa jenis (genus) Ficus lain dari suku ara-araan atau Moraceae), yang disebut juga waringin.

Adapun filosofi pohon beringin yang jadi lambang Pancasila Sila ke tiga, persatuan Indonesia, ternyata memberikan ajaran yang patut kita teladani sebagai berikut :

1. Mudah Beradaptasi
2. Kokoh dan Kuat
3. Berada di Atas Hendaknya Mengayomi Bawahan
4. Berada di Tengah Sebagai Penopang
5. Berada di Bawah Hendaknya Bersinergi Mendukung yang di Atas
6. Walaupun Dihindari Tetap Memberi Manfaat

B. Potensi Kecamatan Caringin Dan Iklim.
Kecamatan Caringin Mempunyai Potensi di bidang Pertanian, Perkebunan (terpusat di Desa Pasir Datar Indah), dan Perikanan.

Kecamatan Caringin mempunyai iklim tropik dengan tipe iklim B (Oldeman) dengan curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2.805 mm dan hari hujan 144 hari. Suhu udara berkisar antara 20 - 30 derajat C dengan kelembaban udara 85 - 89 persen.

Curah hujan antara 3.000 - 4.000 mm/tahun terdapat di daerah utara, sedangkan curah hujan antara 2.000 - 3.000 mm/tahun.

C. Camat yang pernah bertugas di Caringin.
Kecamatan Caringin dari sejak berdirinya telah dipimpin oleh beberapa camat diantaranya :
1. Drs.H.Heri Sukarno
2. Wawan Gunawan,S.IP
3. Agung Gunawan, S.Sos,M.Si
4. Drs.Lucky Gautama Rizal
5. Drs.H.Agus Taufik
6. Hj.Lina Evelyn Marlina, S.IP,M.Si
7. Boyke Martadinata,SSTP,SH,MH
8. Syarifuddun Rahmat, AP

Itulah sejarah singkat Kecamatan Caringin semoga bermanfaat.





Share:

Facebook, Instagram, Massengger dan WhatsApps lagi berduka

Assalamualaikum, ada hal yang menarik ketika habis subuh seperti biasanya saya selalu membuka akun facebook cisitu, akan tetapi tidak seperti biasanya ketika klik icon FB yang terjadi adalah sebuah permintaan maaf.

Untuk lebig jelasnya bisa sahabat blog lihat pada screen shot dibawah ini :




Facebook akan segera kembali
Facebook tidak dapat diakses karena sedang dilakukan pemeliharaan wajib, namun anda akan dapat menggunakannya beberapa saat lagi. Untuk sementara baca selengkapnya (sebuah link yang error) tentang mengapa Anda melihat pesan ini. terima kasih atas kesabaran Anda selama kami melakukan penyempurnaan situs ini.







Itulah kalimat yang kami temukan ketika membuka akun fb cisitu.

Berlanjut saya coba membuka akun ibstagram lagi-lagi tidak bisa melihat foto-foto, setelah itu saya membuka akun WA alhamdulillah terbuka akan tetapi ketika mau buat status bergambar terjadi error.

setelah saya search di bah google ternyata ada informasi seperti ini :

Facebook grup mengalami "down" di seluruh dunia sejak sekitar pada Rabu (13/3/2019) atau pukul 12 siang waktu AS atau Kamis (14/3) dini hari waktu Indonesia.
Keempat aplikasi utama Facebook grup yakni Facebook, Instagram, WhatsApp dan Messenger mengalami masalah.

Dan yang kasian negara tweeter yang jadi pengungsian sehingga tagar #facebookdown dan #untagramdown jadi trending.

Semoga bermanfaat.
Share:

Pahala Memelihara Kucing yang Istimewa

Assalamualaikum,

Kucing adalah sejenis mamalia karnivora dari keluarga Felidae. Kucing juga memiliki sebutan kucing domestik atau kucing rumah (Nama Ilmiah Kucing yaitu Felis silvestris catus atau Felis Catus) merupakan nama latin kucing.

Kucing adalah salah satu hewan peliharaan terpopuler di dunia. Kucing yang garis keturunannya tercatat secara resmi sebagai kucing trah atau galur murni (pure  breed), seperti angora persia, siam, manx, sphinx.

Kucing seperti ini biasanya dibiakkan di tempat pemeliharaan hewan resmi.

Jumlah kucing ras hanyalah 1% dari seluruh kucing di dunia, sisanya adalah kucing dengan keturunan campuran seperti kucing liar atau kucing kampung.

Kucing dalam bahasa latinnya Felis silvestris catus, adalah sejenis karnivora.

Kata "kucing" biasanya merujuk kepada "kucing" yang telah dijinakkan, tetapi bisa juga merujuk kepada "kucing besar" seperti singa, harimau, dan macan.

Kucing telah berbaur dengan kehidupan manusia paling tidak sejak 6.000 tahun SM, dari kerangka kucing di Pulau Siprus.

Orang Mesir Kuno dari 3.500 SM telah menggunakan kucing untuk menjauhkan tikus atau hewan pengerat lain dari lumbung yang menyimpan hasil panen (Remington, 2007).

Kucing kampung (Felis silvestris catus) adalah karnivora predator yang berukuran kecil, termasuk mamalia crepuscular yang  telah  berasosiasi  dengan manusia lebih dari 9.500 tahun. Seperti halnya binatang domestikasi lain, kucing hidup  dalam  simbiosis  mutualisme  dengan  manusia  tidak  seperti karnivoralain, Kucing hampir tidak makan apapun yang mengandung tumbuhan. Sebagian besar kucing  peliharaan  mampu  berburu  dan  membunuh  kelinci, burung,  kadal,  katak, ikan dan insekta besar dengan instingnya.

Sebagai seekor  predator yang berketerampilan, kucing diketahui mampu memburu lebih dari 1.000 spesies untuk makanannya.

Pada artikel ini saya mau menulis apa saja manfaat memelihara kuncing dalam pandangan islam.

1. Menjadi Timbangan Kebaikan Saat Kiamat
Seseorang yang memelihara kucing ataupun binatang lainnya dalam jalan Allah dengan penuh Iman pada Allah dan meyakini akan kebaikan yang diberikan Allah, maka kebaikan yang sudah diberikan pada hewan tersebut, memberi makan hewan tersebut dan bahkan kotorannya, kelak akan ditimbang sebagai kebaikan di hari kiamat.

2. Melatih Sikap Empati
Dengan memelihara kucing, maka akan menjadi latihan sifat empati pada seseorang dan anak kecil yang dalam masa perkembangannya dikelilingi oleh kucing, maka ia juga akan menjadi anak terlatih menjadi berempati dan penuh kasih sayang serta selalu memiliki pertimbangan atas apa yang dilakukan yakni memberikan dampak baik atau dampak buruk.

3. Mendapatkan Rahmat di Hari Kiamat
Seseorang yang menyayangi hewan seperti kucing dan hewan lainnya termasuk hewan sembelihan sekalipun, maka akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT di hari kiamat nanti. “Barangsiapa menyayangi meskipun terhadap hewan sembelihan, niscaya Allah akan merahmatinya pada Hari Kiamat.” (HR. Bukhari)

4. Mendapat Ampunan dan Ridha Allah
Dari Syeikh Dr.Muhammad Luqman dalam syarahnya di kitab Adabul Mufrod menyebutkan jika setiap muslim memang sudah dianjurkan untuk selalu berbuat baik pada semua hewan seperti kucing supaya nantinya bisa mendapat ampunan dan juga ridha dari Allah Ta’ala.

5. Merupakan Sedekah
Umat muslim sangat dianjurkan untuk memelihara, memberi makan dan juga minum pada hewan seperti kucing khususnya saat hewan tersebut sedang lapar dan haus sebab akan jadi berdosa jika harus membuat hewan tersebut menderita. Dengan memelihara kucing tersebut, maka sudah dijadikan sedekah bagi orang tersebut.

“Pada setiap sedekah terhadap mahluk yang memiliki hati (jantung) yang basah (hidup) akan dapatkan pahala kebaikan. Seorang muslim yang menanam tanaman atau tumbuh-tumbuh-an yang kemudian dimakan oleh burung-burung, manusia, atau binatang, maka baginya sebagai sedekah” (Bukhori, Muslim).

6. Dosa Diampuni
Seorang muslim juga sangat disarankan untuk menolong hewan khususnya pada hewan yang menderita termasuk hewan najis seperti anjing. Ini membuat umat muslim tidak memiliki pengecualian untuk menolong binatang seperti kucing dan hewan najis seperti anjing karena tujuannya sangat mulia yakni tidak membiarkan hewan tersebut menderita. Dengan memelihara kucing contohnya, maka perbuatan dosa orang yang menolong hewan tersebut akan diampuni.

“Seorang wanita pelacur melihat seekor anjing di atas sumur dan hampir mati karena kehausan. Lalu wanita itu melepas sepatunya, diikatnya dengan kerudungnya dan diambilnya air dari sumur (lalu diminumkan ke anjing itu). Dengan perbuatannya itu dosanya diampuni”. (HR. Bukhari)

7. Tidak Memiliki Banyak Kuman
Seperti yang kita ketahui, hewan kucing tidak menyukai air. Apabila dilihat dari fakta, air merupakan wadah subur bertumbuhnya kuman. Inilah yang menyebabkan seluruh permukaan tubuh kucing tidak memiliki jenis kuman karena kucing merupakan hewan yang takut air. Ini membuat kucing diperbolehkan dipelihara dalam Islam karena tidak memiliki kuman di tubuhnya.

8. Kucing Bukan Hewan Najis
Allah sendiri sudah meniadakan najis pada kucing. Oleh karena itu meskipun kucing sudah memakan sesuatu yang najis seperti bangkai dalam jumlah sedikit ataupun banyak, maka menurut kemutraqan ucapan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kucing tetap bukan hewan yang najis.

9. Melindungi Dari Gigitan Serangga Serta Tikus
Di abad ke-13, sebagai sebuah manifestasi penghargaan masyarakat Islam, rupa kucing dibuat sebagai ukurian cincin khalifah seperti patung, porselen dan bahkan sampai mata uang. Dalam dunia sastra pun, para penyair tidak ragu untuk membuat syair pada kucing peliharaanya yang sudah sangat berjasa untuk melindungi koleksi buku mereka dari tikus dan juga sejenis serangga lainnya.

10. Mempunyai Irama Serupa Dzikir Kalimah Allah
Seorang Sufi yang bernama Ibnu Bashad hidup pada abad ke sepuluh menceritakan jika suatu hari ia dan sahabat – sahabatnya sedang duduk di atas masjid kota Kairo sambil menyantap makan malam. Saat kucing melewatinya, ibu Bashad memberikan sepotong daging pada kucing tersebut, akan tetapi kucing tersebut kembali lagi dan Bashad memberikan potongan daging kedua. Secara diam – diam, ibu Bashad mengikuti kucing tersebut sampai sebuah rumah kumuh dan ia melihat kucing tersebut memberikan sepotong daging tersebut pada kucing lain yang buta kedua matanya. kejadian tersebut menyentuh hatinya sampai ia menjadi seorang sufi sampai meninggal di tahun 1067.

Selain itu, juga terdapat cerita seorang sufi di Iraq bernama Shibli yang bermimpi jika segala dosanya terampuni sesudah ia menyelamatkan kucing dari bahaya. Selain itu juga, kaum sufi juga percaya jika dengkuran nafas kucing mempunyai irama yang serupa dengan szikir kalimah Allah SWT.

11. Kegiatan Yang Disukai Allah SWT
Memelihara hewan peliharaan khususnya kucing dengan cara merawat dan menyayangi kucing tersebut menjadi tanggung jawab dan juga kewajiban kita sebagai majikan. Allah sendiri juga sangat menyukai seseorang yang memiliki rasa kasih dan penyayang pada hewan seperti kucing tersebut.

12. Mendapat Ganjaran Baik dan Syurga
Seseorang yang memelihara kucing juga akan mendapatkan pahala dari Allah berupa syurga sekaligus ganjaran yang baik sebab berarti kita sudah menolong hewan yang sedang menderita karena haus atau lapar tersebut.

13. Air Liur Kucing Adalah Suci
Dalam beberapa hadits. Nabi juga sudah menekankan jika air liur kucing tidaklah najis dan bahkan air bekas minum kucing bisa digunakan untuk widhu sebab kucing dianggap sebagai hewan yang suci. “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),” (H.R At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

14. Perhiasan Rumah Tangga
Nabi SAW di saat pergi ke Bathhan daerah di Madinah berkata, ““Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.” Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Saat Nabi ditanya tentang kejadian itu, maka Beliau menjawab, ““Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.”

15. Disayangi Penghuni Langit
Di dalam sebuah hadits yang sudah diriwayatkan oleh Musli, Rasulullah SAW bersabda, “Orang yang penyayang maka juga akan disayangi oleh Allah. Sayangilah makhluk Allah yang ada di muka bumi, maka niscaya juga akan disayangi penghuni langit.

Dari berbagai sumber.
Share:

Recent

Popular Posts

Label

Adi Albukhori (9) Cisitu (14) Foto (8) Google (1) informasi (130) islam (45) Kematian (8) Kenaikan Kelas (8) Kesehatan (42) Peta (1) Saham (9) Sejarah (4) Situ Zen (21) TTS asli (10)

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Butuh bantuan kami untuk upload atau menyesuaikan templat blogger ini? Hubungi saya dengan detail tentang kustomisasi tema yang Anda butuhkan.