-
Masjid Jami An-Nuur
Masjid An-nuur masjid kebanggaan warga cisitu
-
Warga cisitu pada zamannya
Fhoto jadul warga kampung cisitu pada masanya.
-
Masjid Annur tampak depan
Masjid Annur diambil dari depan
-
Akses jalan ke Cisitu
Jalan menuju ke kampung Cisitu
-
Jalan Cisitu Utara : Penampakan jalan dari Lemah duhur ke Cisitu dan Cidalem
Jalan menuju kampung Cisitu sudah beraspal
Jawaban TTS Asli level 51 - 60
TTS Asli Level 41 - 50
langkah bijak yang bisa diambil para orangtua
Pada umumnya, anak usia prasekolah belum memahami benar arti kata yang ia ucapkan. Anak juga belum memahami apakah katakata itu pantas atau tidak pantas untuk diucapkan. Ketika anak mengatakan kata kasar atau kotor, bukan bermaksud memaki, tetapi sematamata hanya sekadar meniru.
Psikolog, Maesera Idul Adha, Psi dari RS Fatmawati Jakarta mengatakan perilaku suka meniru melekat pada anak usia prasekolah. Apa yang dilihat atau didengar di lingkungannya akan ditiru anak. Begitu ada sesuatu yang baru di lingkungan, termasuk kata kasar atau jorok, akan cepat diadposinya. Kemampuan anak prasekolah memelajari hal baru berkembang dengan pesar. Anak begitu bersemangat mengekplorasi berbagai hal di lingkungan.
Tentunya orangtua tak boleh berdiam diri. Orangtua perlu meluruskan sikap atau perilaku anak agar tidak menimbulkan hal negatif lain. Apalagi jika anak menganggap, mengucapkan kata kasar dan kotor adalah hal biasa saja. Berikut langkah bijak yang bisa diambil para orangtua untuk mengatasinya :
1. Bersikap tenang : Ketika anak anda berbicara kasar maka sebaiknya anda bersikap tenang jangan langsung naik darah. Anda dapat menjaga ekspresi dan reaksi anda usahakan untuk tetap tenang, Anda juga dapat berpurapura tidak mendengar. Umumnya pada usia balita anak mencari perhatian, sehingga apabila anda mengurangi perhatian cenderung akan berkurang.
2. Jangan marah dan jangan tertawa : Usahakan anda untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi. Hindari memberikan hukuman fisik. Hukuman fisik tidak akan membuat anak anda jera, dia akan melakukan di luar pengawasan anda. Selanjutnya hindari juga tertawa karena akan membuat anak anda menyangka yang diucapkannya lucu. Pada lain kesempatan anak anda akan mengulanginya lagi apabila anda menertawakannya.
3. Alihkan dengan kata yang hampir mendekat : Ketika anak anda mengucapkan bego anda dapat mengalihkan pada kata yang mendekatinya seperti bobo. Alihkan pula perhatian anak anda supaya tidak mengucapkan perkataan tersebut.
4. Tanyakan dari mana anak anda mendengarnya : Anda dapat bertanya pada anak anda dimana mendengar katakata kasar yang diucapkan. Apabila di salah satu penangana tv, maka anda dapat menghindari program tersebut. Kemudian anda jelaskan kalau itu perilaku jelek yang tidak boleh ditiru.
5. Menjelaskan baik dan tidak baik : Ini merupakan salah satu tips yang sangat mudah tapi susah dilakukan. Kadang kali anak memang tidak nurut jika dinasehati sekali maka anda membutuhkan waktu dalam memberikan pengertian, mungkin hingga 34 kali namun sekali lagi jangan menggunakan kekerasan apalagi menggunakan kekerasan fisik.
6. Mengajarkan empati : Anda dapat mengajarkan anak anda berempati. Misalnya ketika anak anda berbicara om itu hitam maka anda dapat memberikan pengertian tuhan.
Semoga bermanfaat.
Jawaban TTS Asli ke 31 - 40
Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi
Cisitu update : Penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, bukanlah jenis penyakit baru. Hampir semua orang pernah tahu atau bahkan mengalaminya. Tetapi, berapa banyak yang tahu pasti apa yang menjadi faktor penyakit darah tinggi pada seseorang?
Berikut adalah 8 faktor yang bisa meningkatkan resiko seseorang mengalami tekanan darah tinggi.
1. aktor keturunan
Bukan hanya warna kulit, ciri fisik atau sifat yang bisa diwarisi dari orang tua kita. Ternyata, penyakit pun bisa. Jika salah satu, atau kedua orang tua Anda mengalami tekanan darah tinggi, kemungkinan Anda pun beresiko tinggi mengalaminya.
2. Usia
Seiring bertambahnya usia, kita semua semakin beresiko menderita tekanan darah tinggi. Mengapa? Karena semakin kita bertambah tua, elastisitas pembuluh darah kita juga berkurang sehingga cenderung mengalami penyempitan pembuluh darah. Akibatnya, tekanan darah pun meningkat.
3. Gender
Hingga usia 45, pria lebih beresiko mengalami tekanan darah tinggi. Pada usia 45 hingga 64, baik pria maupun wanita memiliki tingkat resiko yang sama. Tetapi, justru pada usia di atas itu, wanita lebih beresiko.
4. Kurang gerak (Sedentary lifestyle)
Biasanya, orang yang tinggal di kota besar cenderung memiliki gaya hidup kurang gerak. Bekerja di kantor, dan terus menerus duduk, ditambah lagi kurangnya olahraga, akan cenderung meningkatkan resiko penyempitan atau penyumbatan di pembuluh darah. Akibatnya adalah meningkatnya resiko darah tinggi.
5. Pola makan
Kalau Anda suka makan makanan tinggi kalori, lemak, dan gula, mungkin sudah saatnya Anda menguranginya untuk mengurangi resiko terkena penyakit darah tinggi. Dan, ini juga adalah fakta umum yang diketahui hampir semua orang: kurangi makanan bergaram karena itu dapat menahan banyak cairan dalam tubuh sehingga meningkatkan tekanannya.
6. Berat badan berlebih
BMI (Indeks Massa Tubuh) bisa menjadi salah satu ukuran resiko. Jika BMI Anda 25 hingga 30, atau bahkan lebih, Anda terhitung kelebihan berat badan, dan lebih beresiko mengalami tekanan darah tinggi.
7. Kebiasaan minum minuman beralkohol
Mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan kadar trigliserida dalam darah. Trigliserida adalah kolesterol yang jahat yang berpotensi menyebabkan tekanan darah meningkat.
8. Stres
Stres dapat meningkatkan tekanah darah sewaktu. Hormon adrenalin akan meningkat sewaktu kita stres, dan itu bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah pun meningkat. Selain itu, pada saat stres biasanya pilihan makanan kita kurang baik. Kita akan cenderung melahap apa pun untuk merilekskan diri, dan itu bisa berdampak secara tidak langsung pada tekanan darah kita.
9. Kondisi penyakit yang lain
Menurut para ahli, gangguan kondisi kesehatan seperti Apnea tidur (Sleep Apnea) dapat menimbulkan tekanan darah tinggi. Orang yang mengalami gangguan ini sangat dianjurkan berkonsultasi dengan dokternya.
Banyak ahli kesehatan menganjurkan para penderita tekanan darah tinggi untuk mulai menyesuaikan gaya hidup mereka dan melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Salah satu tindakan pencegahan yang bisa mereka buat adalah mengonsumsi bahan-bahan alami yang memiliki kandungan untuk mencegah tekanan darah tinggi. Buah Noni adalah salah satu dari antara bahan alami itu.
Mengapa buah Noni bisa membantu? Buah Noni mengandung zat-zat alami yang dapat menurunkan tekanan darah tinggi baik secara langsung maupun tidak langsung.
Semoga bermanfaat.










