About Us

SEJARAH TAHUN HIJRIYAH

Assalamualaikum, jumpa lagi di artikel berikut semoga artikel ini dapat bermanfaat.

Tahun Hijriyah adalah kalender Islam yang didasarkan atas peredaran bulan (qamariyah). Maka tidaklah salah apabila ada yang menyebutnya tahun Qamariyah.

Tahun Hijriyah dihitung dari hijrahnya Nabi Muhammad sallahu ‘alaihi wa sallam. sebagai tahun pertama. Penetapan tahun hijriyah dilakukan pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khatthab, tepatnya pada tahun keempat ia berkuasa, yakni hari Kamis, 8 Rabi’ul Awal tahun 17 Hijriyah.

Sebelum penetapan tahun Hijriyah, dari masa ke masa dihitung berdasarkan peristiwa-peristiwa penting.
Seperti penamaan Tahun Azan sebagai tahun pertama, karena pada saat itulah disyariatkan azan.
Atau penamaan Tahun Wada yang artinya "perpisahan" sebagai tahun kesepuluh.
Sebab, pada masa itulah, Nabi Muhammad  sallahu ‘alaihi wa sallam, melaksanakan haji wada’ yang merupakan haji terakhir.

Tahun Hijriyah terdiri dari 12 (dua belas) bulan dengan jumlah hari 30 dan 29 yang silih berganti setiap bulan. Penetapan bulan sebanyak 12 ini, sesuai dengan firman Allah SWT, ”Sesungguhnya bilangan bulan disisi Allah ada dua belas, dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi.

Di antara bulan-bulan itu, ada empat bulan yang dihormati (Zulqaidah, Zulhijjah, Muharram dan Rajab). Itulah ketetapan agama yang lurus.
Maka janganlah kamu menganiaya diri (maksudnya mengerjakan perbuatan yang melanggar kehormatan bulan-bulan itu dengan mengadakan peperangan) pada bulan-bulan itu.
Perangilah kaum Musyrik itu semuanya sebagaimana mereka memerangimu semuanya. Dan ketahuilah bahwa Allah beserta orang-orang yang bertakwa.” (Q.S. At Taubah : 36).

Islam mengikuti tarikh Hijriah yang dihitung sejak Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah (622). Perhitungan hari dan bulan Hijriah didasarkan pada peredaran bulan, Tarikh Hijriah mempunyai 12 bulan, berikut nama bulan Hijriah :

Nama bulan Hijriah (Qomariyah) dalam Islam :
  1. Muharam (Muharram)
  2. Safar (Safar)
  3. Rabiulawal (Rabi’al-Awwal)
  4. Rabiulakhir (Rabi’al-Akhir)
  5. Jumadilawal (Jumada al-Awwal)
  6. Jumadilakhir (Jumada al-Akhir)
  7. Rajab (Rajab)
  8. Syakban (Sya’ban)
  9. Ramadan (Ramadan)
  10. Syawal (Syawwal)
  11. Zulkaidah (Zu al-Qa’dah)
  12. Zulhijah (Zu al-Hijjah)

1. MUHARAM
Pada bulan ini larangan perang terhadap kaum Kafir Quraisy dicabut. Bagi kaum Syiah, Muharam merupakan bulan ratapan atas kematian Husein bin Ali (10 Muharam 61)

2. SHAFAR
Safar (safar) adalah bulan ke-2 dalam bulam Kamariah yang berarti “kosong” atau “kuning”. Pada masa lalu, para pria Arab pergi ke luar rumah mereka untuk berperang, berdagang dan bertualang setiap bulan Safar tiba. Rumah-rumah pun menjadi kosong.

3. RABI’UL AWAL
Rabiulawal (Rabi’al-Awwal) adalah bulan ke-3 dalam bulan Kamariah. Pada tanggal 12 Rabiulawal dirayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW (Maulid). Peringatan ini dirayakan di seluruh dunia, meskipun caranya berbeda-beda menurut budaya lokal.

4. RABI’UL AKHIR
Bulan ke-4 dinamai Rabiulakhir (Ar.: Rabi’ al-Akhir), yang berarti “menetap terakhir”, karena pada masa lalu pria Arab menetap dirumah untuk terakhir kalinya.

5. JUMADIL AWAL
Jumadilawal (Jumada al-Awwal) adalah bulan ke-5 dalam bulan Kamariah yang berarti “kemarau pertama”

6. JUMADIL AKHIR
Jumadilakhir (jumada al-Akhir) adalah bulan ke6 dalam bulan Kamariah yang berarti “kemarau terakhir”

7. ROJAB
Rajab (Rajab) adalah bulan ke-7 dalam bulan Kamariah yang berarti “mulia”. Menurut sejrahnya, bulan Rajab dimuliakan orang Arab dengan menyembelih anak unta pertama dari induknya. Pada bulan ini dilarang berperang dan pintu Ka’bah dibuka.

8. SYA’BAN
Syakban (Sya’ban) adalah bulan ke-8 dalam bulan Kamariah yang berarti “berserak-serak”. Menurut sejarahnya, orang Arab bertebaran pergi ke lembah dan oase untuk mencari air pada bulan ini.

9. ROMADHON
Bulan ke-9 dalam tarikh Hijrah dinamai Ramadan, yang secara etimologis berarti “terik” atau “terbakar” karena pada bulan ini cuaca sangat terik dan panas di Semenanjung Arabia. Pada masa Islam, bulan Ramadan merupakan bulan ibadah puasa.

10. SYAWAL
Pada masa Islam, bulan Syawal berarti “peningkatan kebajikan setelah melewati masa latihan pengendalian diri selama sebulan penuh dengan puasa Ramadan”. Pada awal bulan Syawal, kaum muslim merayakan Hari Raya Idul Fitri atau perayaan yang menandai kemenangan melawan hawa nafsu.

11. ZULQAIDAH
Zulkaidah (Zu al-Qa’dah), bulan ke-11 dalam bulan Kamariah, yang berarti “yang empunya duduk”.
Pada bulan ini orang Arab biasanya duduk-duduk saja di rumah

12. ZULHIJJAH
Bulan ke-12 disebut Zulhijah (Ar.: Zu al-Hijjah) yang berarti “yang empunya haji”. Dahulu pada bulan ini kebiasaan untuk melakukan ibadah haji ke Mekah (Ka’bah). Dalam agama Islam, ibadah haji masih tetap dilaksanakan pada bulan Zulhijah menurut contoh Nabi Muhammad SAW, yakni pada tanggal 8, 9 dan 10 Zulhijah.

Semoga bermanfaat.
Share:

Jangan main HP saat bersama anak

Ayah ini mengingatkan orangtua lain agar jangan main hp saat bersama anak. Ia mengungkapkan penyesalannya karena sempat mengabaikan anak karena Facebook.

Seorang blogger bernama Brad Kearns memberikan pesan penting kepada para ayah agar jangan main HP saat bersama anak. Ia bercerita bahwa saat ia berusaha untuk update perkembangan dunia, di saat yang sama, ia telah mengabaikan anaknya.

Sebagai blogger profesional, online di media sosial adalah bagian dari pekerjaannya. Ia sering membagi tips soal parenting dan menjadikan aktivitas anaknya sebagai bahan tulisan, namun di sisi lain, ia justru mengabaikan anaknya.

Karena ia merasa bahwa apa yang ia lakukan adalah sebuah kesalahan, jumpa lagi dengan kampung cisitu. tetap semangat dalam hidup ini.

Ia berusaha untuk membuat sebuah pengakuan dosa pada ribuan followers nya agar mereka belajar dari kasusnya. Berikut status Facebook yang ia buat :

DaDMuM
Don't let your phone make you a shitty parent.
I was home alone with the boys and was on Facebook trying to keep up with the world. Knox came up and stood in front of me. I didn't even notice him at first but he was clearly trying to get my attention. He was trying to show me one of his cars. I didn't even look up from my phone when I replied "wow mate that's a cool one".
He continued to stand in front of me. He started saying "Hi". I said "Hi" back at him a few times but

Jangan biarkan HP membuat Anda menjadi orangtua yang buruk.

Aku sedang sendirian di rumah dengan anak laki-lakiku. Aku sibuk dengan Facebook dan berusaha mengikuti perkembangan dunia.

Knox mendekat dan berdiri di depanku. Awalnya aku sama sekali tidak memperhatikannya, tapi dia benar-benar berusaha menarik perhatianku. Dia mencoba menunjukkan salah satu mobilnya. Aku bahkan tidak melihatnya ketika menjawab “Wow nak, mobilnya keren.” Dia terus berdiri di depanku. Dia mulai berkata “Hai”. Aku berkata “Hai” juga kepadanya beberapa kali tapi dia tidak berhenti. Dia mendapat mainan lagi dan terus berusaha menarik perhatianku. Akhirnya aku mendongak dari teleponku dan berkata “Daddy sedang sibuk, bro! Bisakah kau main dengan Finn saja?”

Dia keluar dari ruangan dan mulai bermain dengan suara pelan di ruangan lain bersama kakaknya. Aku terus melihat Facebookku. Dia kembali masuk ke dalam ruangan dan hal yang sama terjadi.

Aku tidak melihatnya dalam dua hari ini karena jam kerja yang cukup sibuk. Dia bosan dan dia merindukanku.

Dia hanya menginginkan perhatianku. Namun aku ‘terlalu sibuk, bahkan untuk sekedar mendongak. Dan aku mengabaikannya. Aku sadar dan tak lama kemudian dan mematikan teleponku. Aku merasa seperti sampah. Aku menjadi ayah yang tak pernah aku inginkan sebelumnya. Aku sudah cukup dengan semua urusan Facebook. Jadi aku pergi ke ruangan lain dan memintanya untuk bermain.

Wajahnya memperlihatkan bahwa ia merasa aneh dengan permintaanku. Dia berkata “benarkah?” dan bercanda untuk memberi tempat untukku di sampingnya. Kami bermain sepanjang hari dan aku meninggalkan teleponku di bangku cadangan.

Itu adalah kejadian sebulan yang lalu. Aku memberi waktu sebanyak mungkin dengan anakku. Ini adalah saat-saat terbaik bersama dengan anakku. Aku tidak bisa posting di blog setiap hari. Terkadang aku akan absen selama seminggu. Aku tidak keberatan dengan itu. Anak-anak tidak peduli dengan dunia. Yang mereka pedulikan adalah Anda berada di sana bersama mereka.

Main media sosial memang asik, apalagi kalau si ayah hobi main game di HP nya. Tapi kebersamaan bersama anak tak akan pernah terulang lagi. Jadi ayah, jangan main HP saat sedang bersama anak-anak ya. Anak-anak butuh ayahnya.

Share:

Dosa istri terhadap suami yang menjerumuskan istri ke neraka

Agama Islam sudah mengatur semuanya tentang kewajiban seorang istri terhadap suaminya. Firman-firman Allah dan hadits Rasulullah menjadi rujukan bagi umat Islam.

Assalamualaikum, kampung cisitu menjumpai sahabat semua pada artikel kali ini saya ingin tulis seputar kewajiban istri.

Jangan melanggar apa yang sudah diatur dan sesuai syariat apalagi sampai membuat peraturan-peraturan sendiri. Sekarang tidak sedikit dijumpai seorang istri yang membangkang kepada suaminya, berkelakuan tidak baik terhadap suaminya, bahkan ada sampai memaki suaminya. Padahal suaminya merupakan seseorang pria yang saleh, baik akhlaknya, beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

Tidak salah perempuan lebih banyak menjadi penghuni neraka.
Sabda Rasulullah SAW : Aku diperlihatkan neraka, ternyata kebanyakan penghuninya adalah wanita, disebabkan mereka kufur.
Ditanyakan : Apakah mereka kufur kepada Allah?
Beliau bersabda : Mereka kufur kepada suami, kufur terhadap kebaikan. Seandainya kamu berbuat baik terhadap seseorang dari mereka sepanjang masa, lalu dia melihat satu saja kejelekan darimu maka dia akan berkata : Aku belum pernah melihat kebaikan sedikitpun darimu (HR : Bukhari dan Muslim).

Berikut dari sumber terpercaya dimana sumber menulis tentang dosa istri terhadap suami yang menjerumuskan istri ke neraka :

1. Mengabaikan Wewenang Suami Sebagai Pemimpin Rumah Tangga
Rumah tangga dipimpin oleh suami dengan segala peraturan yang sesuai dengan ajaran Islam dan Rasulullah SAW. Sudah seharusnya istri menuruti semua bentuk peraturan atau perintah suami. Rasulullah menggambarkan seandainya seorang suami memerintahkan suatu pekerjaan berupa memindahkan bukit merah ke bukit putih atau sebaliknya, maka tiada pilihan bagi istrinya selain melaksanakan perintah suaminya.

2. Menentang Perintah Suami
Didalam rumah tangga sudah kewajiban seorang istri untuk mematuhi suami dan taat kepada suami. Istri juga harus menuruti perkataan suami baik larangan atau suruhan asal masih dalam hal kebaikan. Sabda Rasulullah : Tidaklah seorang perempuan menunaikan hak Allah sehingga ia menunaikan hak suaminya. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah)
Dari hadits dapat disimpulkan istri harus taat kepada suaminya dengan mengharap ridha Allah SWT. Namun, kewajiban kepada Allah SWT tetap paling utama.

3. Menolak Untuk Bergaul Dengan Suami (Hubungan Suami Istri)
Allah sudah mengatur manusia berpasangan dan untuk memperoleh keturunan, pasangan pria dan perempuan diikat dalam sebuah pernikahan yang sah sesuai dengan syariat Islam. Dengan demikian pasangan tersebut sudah halal dan saling melengkapi untuk mempunyai keturunan.
Didalam Islam seorang istri yang menolak ajakan suami untuk bergaul, berarti ia (istri) membuka pintu laknat dari Allah terhadap dirinya.

4. Tidak Menemani Suami Tidur
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah bersabda : Bila seorang istri semalaman tidur terpisah dari ranjang suaminya, maka malaikat melaknatnya sampai Shubuh.
Jika seorang istri ingin tidur sendirian atau ingin menemani anak-anaknya yang masih kecil. Ia harus meminta izin suami terlebih dahulu.

5. Memaksa dan Memberatkan Beban Suami Dalam Mencari Nafkah
Kewajiban suami adalah mencari nafkah (rezeki) yang halal untuk memenuhi kecukupan rumah tangganya. Tugas suami hanyalah mencari dan Allah SWT sudah mengatur semuanya baik sedikit maupun lebih.
Sebagai istri jangan pernah sama sekali memaksa lebih dari suami. Terimalah pemberian suami selagi cukup untuk menghidupi. Itulah rezeki yang halal yang dibawa pulang kerumah oleh suami. Dan rezeki tersebut sungguh besar keberkahan dibandingkan rezeki tidak halal.

6. Tidak Mau (Tidak Pernah) Berdandan Didepan Suami
Dalam Islam istri hanya diperbolehkan hanya berdandan, mempercantik diri atau berhias hanya kepada suaminya saja. Sehingga suami semakin cinta dan sayang kepada istri dengan mengharap ridha Allah SWT.

7. Menjerumuskan Suami Kedalam Hal-hal Dilarang Allah SWT
Seorang istri yang menjerumuskan suami ke hal-hal yang tidak benar dan tidak sesuai syariat Islam, ini akan mengantarkan mereka berdua ke neraka.
Istri yang salehah tentunya selalu menjadi pendamping bagi suami yang baik. Bersama-sama beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

8. Mengesampingkan Kepentingan Suami Karena Kepentingan Lain
Dari Aisyah ra, ujarnya : saya bertanya kepada Rasulullah SAW. : Siapakah orang yang mempunyai hak paling besar terhadap seorang wanita?
Sabdanya : Suaminya.
Saya bertanya : Siapakah orang yang paling besar haknya terhadap seorang lelaki.
Jawabnya : Ibunya. (HR.Bazaar dan Hakim; Hadits hasan)
Dari hadits diatas dapat diambil kesimpulan seorang Istri terlebih dahulu mementingkan suaminya dibandingkan Ibunya atau ayahnya.
Istri harus meminta izin suaminya jika ingin memenuhi kepentingan orang tuanya. Ridha Allah, ridha suami, surga istri mengalir dari suami.

9. Keluar Dari Rumah Tanpa Seizin (Sepengetahuan) Suami
Dalam Islam seorang istri menjadi pendamping suami, dimana sudah tugasnya mengurus rumah tangga. Jika istri ingin pergi keluar rumah untuk keperluan apapun itu harus dengan izin dari suami.

Bagaimana jika pergi tanpa izin?
Jika pergi tanpa izin berarti istri sudah melanggar apa yang diajarkan oleh Islam. Dengan demikian dia durhaka kepada suami. Dan ia berdosa.

10. Lari Dari Rumah Suami Tanpa Suami Tahu Kemana
Rasulullah saw bersabda : Dua golongan yang sholatnya tidak bermanfaat bagi dirinya yaitu hamba yang melarikan diri dari rumah tuannya sampai ia pulang; dan istri yang melarikan diri dari rumah suaminya sampai ia kembali. (HR. Hakim, dari Ibnu ‘Umar)

11. Menerima Tamu Laki-laki yang Dibenci Oleh Suami
Dalam sebuah Hadits, Rasulullah telah menegaskan bahwa seorang istri diwajibkan memenuhi hak-hak suaminya. Diantaranya yaitu :
Tidak mempersilakan siapapun yang tidak disenangi suaminya untuk menjamah tempat tidurnya.
Tidak mengizinkan tamu masuk bila yang bersangkutan tidak disukai oleh suaminya.
(HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, Hadits hasan shahih)

12. Tidak Menolak Jamahan (Disentuh) Oleh Lelaki Lain
Maka wanita-wanita yang shalih itu ialah yang taat lagi memelihara (dirinya dan harta suaminya) dikala suaminya tidak ada sebagaimana Allah telah memeliharanya” (QS. An-Nisaa’ (4) ayat 34).
Rasulullah menjelaskan bahwa seorang istri yang membiarkan dirinya dijamah lelaki lain boleh diceraikan. Hal tersebut sangat besar dosanya dan sudah durhaka kepada suami. Allah akan menurunkan azab jika berbuat demikian.

13. Tidak Mau Merawat Ketika Suami Jatuh Sakit
Seperti penjelasan diatas, kepentingan seorang suami harus didahulukan. Jika istri menolak merawat suami ketika sakit dengan alasan apapun bahkan sekalipun orang tuanya sedang sakit juga, maka sudah kewajiban bagi istri merawat suaminya.

14. Puasa Sunnah Tanpa Izin Saat Suami Berada di Rumah
Dari Abu Harairah, bahwa Rasulullah saw. bersabda : Seorang istri tidak halal berpuasa ketika suami ada di rumah tanpa izinnya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits tersebut sangat jelas, berpuasa sunnahpun harus dengan seizin suaminya ketika suami berada di rumah.

15. Menceritakan Tentang Fisik Wanita Lain Kepada Suami
Dari Ibnu Mas’ud, ujarnya : Rasulullah saw. bersabda : Seorang wanita tidak boleh bergaul dengan wanita lain, kemudian menceritakan kepada suaminya keadaan wanita itu, sehingga suaminya seolah-olah melihat keadaan wanita tersebut.”(HR. Bukhari dan Muslim)
Jangan pernah mengumbar sesuatu yang dilarang dan dibenci oleh Allah. Sudah seharusnya menjaga rahasia yang tidak boleh diketahui siapapun.

16. Menolak Kedatangan Suami Bergilir Kepadanya (Suami yang Memiliki Lebih Satu Istri)
Seorang istri yang dimadu, tetap mempunyai kewajiban untuk mentaati perintahnya, menyenangkan hatinya, berbakti dan selalu berperilaku baik kepada suaminya ketika ia datang.
Seorang suami yang memperistri lebih dari satu harus memenuhi persyaratan sesuai syariat Islam. Salah satunya harus bersikap adil kepada satu sama lain.

17. Mentaati Perintah Orang Lain di Rumah Suaminya
Seorang istri jangan pernah sama sekali mentaati perintah dari siapapun dirumah suaminya. Satu-satunya orang yang dituruti istri hanyalah suaminya semata.

18. Menyuruh Suami Menceraikan Madunya
Tidak pantas bagi seorang istri yang sudah dimadu untuk menceraikan istri suami yang lainnya.

19. Meminta Cerai Tanpa Alasan yang Sah
Jangan menjadi istri yang mencari-cari alasan yang tidak jelas. Pereceraian suatu hal yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

20. Mengambil Harta Suami Tanpa Izinnya
Jangan pernah sama sekali mengambil harta benda suami tanpa izin darinya walaupun hanya sedikit saja.

Semoga bermanfaat.
Share:

Cara bahagiakan orangtua

Jangan Nunggu Mapan untuk Bahagiakan Orangtua, Lakukan 10 Hal Ini dari Sekarang!

Jumpa kembali dengan Kampung Cisitu.

Banyak dari kita yang ingin membahagiakan orangtua tapi merasa pesimis karena belum jadi orang yang sukses.

Padahal membahagiakan orangtua tidak melulu harus menunggu punya banyak uang  lho.

Kita bisa membuat mereka senang dengan cara yang lain.  Meskipun sederhana, tindakan ini lebih berharga dari sekedar uang.

Apa saja yu kita tengok.

1. Berikan kabar ke orangtuamu bahwa kamu sedang berada di kantor dan ceritakan bagaimana lingkungan kerjamu.
Kalau kamu tinggal jauh dari orangtua, berikan kabar padanya tentang kondisimu sekarang. Misalnya, "Pa, besok aku mau survei lapangan di Kalimantan satu bulan. Di sana aku tinggal di penginapan, dan bla bla bla.... "

2. Telepon dan katakan ke ibumu bahwa kamu sangat merindukan masakannya.
Pujilah masakan buatan orangtua. Misalnya, "Di sini, nasi gorengnya tidak ada yang bisa ngalahin nasi goreng buatan Mama. "Sudah tiga bulan tidak pulang, kangen bubur ayam buatan Mama."

3. Tanyakan kabar ayahmu, bagaimana pekerjaan di kantornya, serta bagaimana kesehatannya.
"Papa, sehat 'kan?
"Tekanan darahnya berapa sekarang?"
"Papa jangan sering-sering lembur lagi."

4. Kamu bisa memberikan kejutan dengan pulang ke rumah orangtuamu sehingga bisa mengobati kerinduan mereka.
Saat ada tanggal merah, kamu bisa pulang tanpa memberi kabar terlebih dulu. Atau mungkin kamu bisa mengambil cuti untuk menjenguk orangtuamu.

5. Saat berkunjung ke rumah orangtua, bawakan makanan dan minuman kesukaan mereka.
Tak perlu mahal, yang terpenting adalah makanan favorit mereka karena mereka pasti akan sangat menyukainya.

6. Saat berkumpul, luangkan waktu selesai jam makan malam untuk mongobrol santai.
Karena pembicaraan santai saat selesai makan malam akan membawa pengaruh baik pada hubungan.
Kamu juga bisa menceritakan kesulitan atau masalah yang kamu hadapi di kantormu agar kamu bisa mendapat nasihat ataupun semangat dari mereka.

7. Jangan sampai kamu melupakan hari penting mereka.
Misalnya hari ulang tahun maupun hari ulang tahun pernikahan kedua orangtuamu.
Gak perlu mewah buat merayakannya, karena kebersamaan itu mengalahkan kemewahan dalam bentuk apapun.

8. Selalu ciptakan nuansa yang nyaman saat berkumpul. Lupakan sejenak urusan kantor maupun gadget kamu.
Percaya deh, waktu yang kamu habiskan bersama kedua orangtuamu tidak akan pernah sia-sia.

9. Bagikan cerita bahagia kamu kepada orangtua.
Misal saat kamu mendapatkan promosi jabatan, tentu orang tuamu akan sangat bahagia saat mendengar kabar baik dari anak tercintanya, bukan?

10. Terakhir dan yang paling utama, jangan lupa selalu minta doa dari mereka.
Doa dari orang tua adalah doa terbaik dan bikin kalian makin terikat.

Dari sumber terpercaya.
Semoga bermanfaat
Share:

Sejarah Singkat Kecamatan Caringin - Sukabumi

Assalamualaikum salam jumpa kembali dengan Kampung Cisitu, kurang dari 30 hari lagi kita akan menuju ke PEMILU 2019.

Kali ini saya tertarik dengan artikel yang ditulis oleh Kang Dida di akun facebook - nya, dimana bercerita tentang sejarah Kecamatan Caringin.

Kalau begitu kita langsung saja, ini dia informasinya.

SEJARAH KECAMATAN CARINGIN KABUPATEN SUKABUMI

A. Sejarah Singkat.
Kecamatan Caringin adalah salah satu hasil pemekaran dari Kecamatan Cibadak pada tahun 2001
sesuai Perda No.1 Tahun 2001 Tentang Pemekaran Wilayah Kecamatan.

Kecamatan Caringin diresmikan tanggal 24 Juni 2001 oleh Bupati Sukabumi yang saat itu dijabat oleh Drs.H.MAMAN SULAEMAN. Kecamatan Caringin berada di kabupaten Sukabumi yang berbatasan dengan :
- di sebelah Utara Kabupaten Bogor  yang di batasi dengan Gunung Gede,
- di sebelah Barat Kecamatan Nagrak (Kab. Sukabumi),
- di sebelah Selatan Kecamatan Cibadak dan Kecamatan Cicantayan (Kab. Sukabumi),
- di sebelah Timur Kecamatan Kadudampit dan Kecamatan Cisaat (Kab. Sukabumi).

Kecamatan Caringin mengayomi sembilan (9) desa diantaranya : 
1. Desa Talaga
2. Desa Mekarjaya
3. Desa Cijengkol
4. Desa Caringin Kulon
5. Desa Caringin Wetan
6. Desa Cikembang
7. Desa Seuseupan
8. Desa Sukamulya
9. Desa Pasir Datar Indah

Adapun sejarah penamaan Caringin dipakai nama Kecamatan, berawal dari adanya sebuah pohon caringin yang berada di pusat kota Caringin yaitu persisnya berada di pinggir jalan Kabupaten dan berdekatan dengan terminal Caringin.

Kemudian atas usul para tokoh masyarakat dan tim Pemekaran Kecamatan Caringin maka disepakati nama Kecamatan hasil pemecahan dari Kecamatan Cibadak tersebut dengan nama Kecamatan Caringin.

Pengambilan nama Caringin di pakai sebuah nama Kecamatan karena Caringin (Pohon Beringin) memiliki filosofis yang baik dan mendalam, dalam bahasa Sunda Caringin adalah jenis pohon yang besar dan rindang sehingga cocok untuk dipakai berteduh baik disaat panas maupun hujan.

Pohon Caringin dalam bahasa Indonesia disebut pohon Beringin dalam ilmu pertanian Beringin (Ficus benjamina dan beberapa jenis (genus) Ficus lain dari suku ara-araan atau Moraceae), yang disebut juga waringin.

Adapun filosofi pohon beringin yang jadi lambang Pancasila Sila ke tiga, persatuan Indonesia, ternyata memberikan ajaran yang patut kita teladani sebagai berikut :

1. Mudah Beradaptasi
2. Kokoh dan Kuat
3. Berada di Atas Hendaknya Mengayomi Bawahan
4. Berada di Tengah Sebagai Penopang
5. Berada di Bawah Hendaknya Bersinergi Mendukung yang di Atas
6. Walaupun Dihindari Tetap Memberi Manfaat

B. Potensi Kecamatan Caringin Dan Iklim.
Kecamatan Caringin Mempunyai Potensi di bidang Pertanian, Perkebunan (terpusat di Desa Pasir Datar Indah), dan Perikanan.

Kecamatan Caringin mempunyai iklim tropik dengan tipe iklim B (Oldeman) dengan curah hujan rata-rata tahunan sebesar 2.805 mm dan hari hujan 144 hari. Suhu udara berkisar antara 20 - 30 derajat C dengan kelembaban udara 85 - 89 persen.

Curah hujan antara 3.000 - 4.000 mm/tahun terdapat di daerah utara, sedangkan curah hujan antara 2.000 - 3.000 mm/tahun.

C. Camat yang pernah bertugas di Caringin.
Kecamatan Caringin dari sejak berdirinya telah dipimpin oleh beberapa camat diantaranya :
1. Drs.H.Heri Sukarno
2. Wawan Gunawan,S.IP
3. Agung Gunawan, S.Sos,M.Si
4. Drs.Lucky Gautama Rizal
5. Drs.H.Agus Taufik
6. Hj.Lina Evelyn Marlina, S.IP,M.Si
7. Boyke Martadinata,SSTP,SH,MH
8. Syarifuddun Rahmat, AP

Itulah sejarah singkat Kecamatan Caringin semoga bermanfaat.





Share:

Recent

Popular Posts

Label

Adi Albukhori (9) Cisitu (14) Foto (8) Google (1) informasi (130) islam (45) Kematian (8) Kenaikan Kelas (8) Kesehatan (42) Peta (1) Saham (9) Sejarah (4) Situ Zen (21) TTS asli (10)

Arsip Blog

Recent Posts

Unordered List

  • Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit.
  • Aliquam tincidunt mauris eu risus.
  • Vestibulum auctor dapibus neque.

Pages

Theme Support

Butuh bantuan kami untuk upload atau menyesuaikan templat blogger ini? Hubungi saya dengan detail tentang kustomisasi tema yang Anda butuhkan.