Breaking News

Loading...

Menyambut Ramadan 1447 H di Kampung : Tradisi, Kebersamaan, dan Keberkahan

 

Dari Ngebor untuk Sahur hingga Beduk Magrib, Inilah Warna-warni Ramadan di Kampung Kita.

Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah diperkirakan akan jatuh pada awal Februari 2026, membawa kembali serangkaian tradisi dan kebersamaan khas Kampung. Sebagai bulan penuh berkah, Ramadan tak hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menguatkan tali silaturahmi antar warga, menjaga warisan budaya, dan menciptakan suasana spiritual yang hangat di tengah keseharian kita.

1. Tradisi Menyambut Ramadan di Kampung
Seperti tahun-tahun sebelumnya, warga Kampung punya cara unik menyambut Ramadan :

"Ngebor" Bersama: Tradisi membersihkan sumur-sumur umum dan masjid menjelang Ramadan, yang sekaligus menjadi ajang kerja bakti warga.

Pasang Lampu Hias: Anak-anak muda mulai menghias jalan dan pekarangan dengan lampu warna-warni, menciptakan gemerlap khas Ramadan.


2. Aktivitas Harian yang Mengikat Kebersamaan
Selama Ramadan, pola kehidupan di Kampung berubah dengan indah :

Sahur Berjalan: Masih ingat dengan suara "sahur... sahur..." yang bergema di lorong-lorong kampung? Tradisi membangunkan sahur dengan berkeliling ini tetap terjaga.

Buka Puasa Bersama: Baik di masjid, teras rumah, maupun balai warga, buka puasa bersama menjadi momen pelepas rindu antar tetangga.

Tadarus Keliling: Kelompok tadarus yang bergiliran dari rumah ke rumah, menyatukan suara merdu ayat-ayat Al-Qur'an.


3. Kuliner Khas Ramadan
Tak lengkap Ramadan tanpa makanan spesial:

Kolak Pisang : Resep turun-temurun yang hanya dijual selama Ramadan.

Kue Apem : Kue tradisional yang menjadi buruan warga untuk takjil.

Es Blewah : Minuman pelepas dahaga khas yang selalu dinanti saat berbuka.


4. Persiapan Menyambut Ramadan 1447 H
Apa yang bisa kita lakukan untuk menyambut Ramadan tahun ini?

Siapkan fisik dan mental : Mulai kurangi kebiasaan begadang, atur pola makan sehat.

Bersihkan lingkungan : Ikut serta dalam kerja bakti kampung.

Siapkan bantuan : Kumpulkan zakat, infaq, dan sedekah untuk warga yang membutuhkan.


5. Target Spritual Ramadan 1447 H
Mari kita tetapkan target bersama :

Khatam Al-Qur'an minimal 1 kali selama Ramadan

Salat Tarawih berjamaah di masjid/musala terdekat

Tingkatkan sedekah baik materi maupun non-materi

Perbaiki hubungan dengan tetangga dan keluarga


Penutup :
Ramadan di Kampungu bukan sekadar pergantian bulan dalam kalender, tetapi pertemuan kembali dengan nilai-nilai kekeluargaan yang mungkin terabaikan di hari-hari biasa. Mari jadikan Ramadan kali ini sebagai momentum memperkuat tali silaturahmi, memelihara tradisi baik leluhur, dan meningkatkan keimanan secara kolektif.

Semoga Ramadan 1447 H membawa keberkahan bagi Kampung Cisitu dan seluruh warganya. Aamiin.

Pertanyaan untuk Pembaca:
Apa tradisi Ramadan favorit Anda di Kampung? Ceritakan pengalaman Ramadan tahun-tahun sebelumnya di kolom komentar!

Semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar

Ditunggu komentarnya sob