Kalender Hijriyah atau Kalender Islam (bahasa Arab: التقويم الهجري; at-taqwim al-hijri), adalah kalender yang digunakan oleh umat Islam, termasuk dalam menentukan tanggal atau bulan yang berkaitan dengan ibadah, atau hari-hari penting lainnya. Kalender ini dinamakan Kalender Hijriyah, karena pada tahun pertama kalender ini adalah tahun di mana terjadi peristiwa Hijrah-nya Nabi Muhammad saw dari Makkah ke Madinah, yakni pada tahun 622 M. Di beberapa negara yang berpenduduk mayoritas Islam, Kalender Hijriyah juga digunakan sebagai sistem penanggalan sehari-hari. Kalender Islam menggunakan peredaran bulan sebagai acuannya, berbeda dengan kalender biasa (kalender Masehi) yang menggunakan peredaran Matahari.
-
Masjid Jami An-Nuur
Masjid An-nuur masjid kebanggaan warga cisitu
-
Warga cisitu pada zamannya
Fhoto jadul warga kampung cisitu pada masanya.
-
Masjid Annur tampak depan
Masjid Annur diambil dari depan
-
Akses jalan ke Cisitu
Jalan menuju ke kampung Cisitu
-
Jalan Cisitu Utara : Penampakan jalan dari Lemah duhur ke Cisitu dan Cidalem
Jalan menuju kampung Cisitu sudah beraspal
Artis-artis yang memutuskan berehijab
Bukan sebuah rahasia lagi, ketika kita mendengar para selebritis untuk memutuskan memakai hijab dan itu adalah satu panggilan hati.
Bukan saja selebritis nasional, selebritis duniapun ada yang untuk memutuskan memakai hijab.
Berikut 10 selebritis indonesia dan dunia yang memutuskan untuk berhijab.
Cara Mendidik Anak
Dalam kehidupan berkeluarga, setiap orang tua tentu mengharapkan anak-anaknya dapat tumbuh menjadi anak-anak yang baik, dapat dibanggakan dan mempunyai karakter atau sifat-sifat yang positif dalam segala hal. Kebanyakan orang tua akan melakukan segalanya demi membahagiakan anak-anak mereka dengan memberikan segalanya yang mereka inginkan, namun ternyata hal ini tidak selalu baik dalam proses mendidik anak.
Banyak anak yang dibiasakan hidup dengan kenyamanan dan tidak pernah merasa sulit dalam hidupnya cenderung menjadi manja dan tidak dapat mandiri. Sebagai orang tua, kita perlu berhati-hati dalam pengasuhan anak pada masa perkembangannya karena setiap didikan kita dapat berpengaruh besar bagi kehidupan sang anak di masa depan.
Orangtua dan Sekolah
Bersekolah adalah berkisar tentang mengajukan pertanyaan. Guru bertanya kepada murid, dan begitu pula sebaliknya. Mengajukan pertanyaan adalah cara yang baik untuk belajar dan mengajar. Jadi, bila tiba waktunya untuk pertemuan orang tua murid, berikut ini adalah beberapa pertanyaan kunci yang dapat di ajukan kepada guru, untuk membantu memanfaatkan waktu pertemuan tersebut dengan sebaik-baiknya serta untuk membekali agar menjadi pedorong yang lebih baik bagi anak yang masih sekolah.
Tarung Derajat
Materi Latihan Tarung Derajat
A. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat
Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat, maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat, 2003).
Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut :
A. Garis Besar Pembelajaran Beladiri Tarung Derajat
Beladiri tarung derajat semenjak jadi tuntutan sebagai sebuah proses pembelajaran dalam tuntutan pelatihan pada lapisan masyarakat, maka Perguruan Pusat atau operasional pada Satuan Latihan (Satlat) harus memiliki garis besar pembelajaran sebagai basis inti tuntutan kurikulum. Sebagai kurikulum inti tarung derajat telah disusun sistematika materi pelatihan secara berjenjang/tingkatan (kurata) mulai dari kurata I sampai kurata VII dan tingkat pengabdian tarung derajat “Zat” (Dradjat, 2003).
Garis besar pembelajaran disusun adalah sebagai berikut :
Kurata Materi yang dilatihkan Sabuk/beat
I.
- Sikap dasar,
- Gerakan dasar tangan (siaga ditempat),
- Gerakan dasar tangan (Siaga silang),
- Gerakan dasar kaki/tendangan,
- Jurus wajib; Gerak Langkah Dasar (GLD). Putih
- Gerakan tangan,
- Gerakan kaki,
- Teknik bertahan menyerang,
- Jurus wajib; Drajat Satu,
- Kekuatan/ daya tahan. Hijau strip satu orange
- Pengulangan Gerakan kurata I dan II,
- Gerakan tangan dan kaki,
- Jurus wajib; Jurus dasar (judas)
- Teknik bertahan menyerang dari kaki,
- Teknik tarung
- Keterampilan / ketahanan fisik. Hijau strip dua orange
- Jurus wajib; drajat dua
- Teknik daya gempur
- Teknik bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang (tiga arah),
- Teknik menghadapi senjata gengam,
- Rangkaian gerak bertahan menyerang. Biru strip satu orange
- Jurus wajib; drajat Tiga
- Rangkaian gerak bertahan menyerang lanjutan/ serangan dari 3 orang lebih,
- Filosofi dan rahasia Tarung Derajat,
- Pendalaman teknik-teknik gerakan,
- Kepraktisan bertahan menyerang. Biru strip dua orange
- Jurus wajib; Jurus GHADA satu.
- Rangkaian gerak daya gempur.
- Keterampilan diri. Merah strip satu hitam
- Jurus wajib; Jurus GHADA dua.
- Rangkaian gerak daya gempur lanjutan.
- Keterampilan teknik perorangan. Merah strip dua hitam
- Tingkat lanjutan kurata,
- Pengabdian diri secara filosofis “wujud” hakekat tarung derajat sesungguhnya dan Ilmu yang berarti “kosong dan isi”. Hitam
B. Kegiatan Pemanasan (Warming-up) Tarung Derajat
Pemanasan (warming-up) adalah kegiatan awal untuk mempersiapkan organ tubuh seperti jantung, paru-paru, otot, tulang dan syaraf sebagai aktifitas olahraga. Tujuannya yaitu untuk menaikkan tempratur suhu tubuh sebelum materi inti, mengatasi terjadinya cedera, dan untuk meningkatkan prestasi.
Secara umum pemanasan dikenal dua macam, pertama disebut pemanasan peregangan (stretching) dan menekan (tighten) yang bersifat statis/isometric waktunya antara 10-30 detik atau 4 sampai 10 hitungan. Kedua pemanasan dalam bentuk gerakan ringan yang bersifat dinamis/isotonic. Secara sistematis kedua macam bentuk pemanasan tersebut dipaparkan sebagai berikut
Pemanasan (warming-up) adalah kegiatan awal untuk mempersiapkan organ tubuh seperti jantung, paru-paru, otot, tulang dan syaraf sebagai aktifitas olahraga. Tujuannya yaitu untuk menaikkan tempratur suhu tubuh sebelum materi inti, mengatasi terjadinya cedera, dan untuk meningkatkan prestasi.
Secara umum pemanasan dikenal dua macam, pertama disebut pemanasan peregangan (stretching) dan menekan (tighten) yang bersifat statis/isometric waktunya antara 10-30 detik atau 4 sampai 10 hitungan. Kedua pemanasan dalam bentuk gerakan ringan yang bersifat dinamis/isotonic. Secara sistematis kedua macam bentuk pemanasan tersebut dipaparkan sebagai berikut
Pemanasan Peregangan (stretching)
1. Peregangan Bagian kepala
- Tundukkan kepala, kedua tangan menekan.
- Angkat kepala, satu tangan mengangkat kepala ke atas
- Tengokan kepala ke arah kiri, tangan kanan menekan dagu ke arah kiri.
- Tengokan kepala ke arah kanan, tangan kiri menekan dagu ke arah kanan.
- Jatuhkan kepala ke kiri, tangan kiri menekan kepala ke arah kiri.
- Jatuhkan kepala ke kanan, tangan kanan menekan kepala ke arah kanan.
2. Peregangan Bagian Tangan
- Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah depan.
- Lipat kedua telapak tangan bersamaan ke arah atas, kaki dijinjitkan.
3. Peregangan Bagian Kaki
- Kaki buka lebar, tangan dibelakang kepala, jatuhkan badan ke bawah (tegak).
- Kaki buka lebar, tangan dibelakang kepala, patahkan badan kekiri dan ke kanan.
- Kaki kiri ke depan, kaki kanan dibelakang tekan badan ke depan (lemaskan pinggul).
- Ganti kaki kanan di depan, lanjutkan gerakan sama.
Pemanasan Cara Dinamis
1. Gerakan Kaki dilakukan di tempat.
- Lari-lari biasa.
- Lari-lari angkat lutut.
- Lari-lari tumid menyentuh paha bagian belakang.
- Loncat-loncat buka kaki ke depan belakang.
- Loncat-loncat buka kaki ke samping, tangan ditepukan.
2. Gerakan Kepala
- Anggukan ke bawah dua kali, ke atas dua kali.
- Tengokan ke kiri dua kali, ke kanan dua kali.
- Jatuhkan ke kiri dua kali, ke kanan dua kali.
3. Gerakan Bahu
- Sikutkan kedua tangan ke belakang dua kali kemudian rentangkan/luruskan dua kali.
- Tangan kanan di atas dan kiri di bawah ayunkan ke belakang dua kali bergantian.
- Tangan bentuk huruf S (tangan kanan di atas) gerakkan ke samping dua kali bergantian.
- Kedua tangan lurus ke depan lalu ayunkan ke depan kemudian ke belakang.
- Kedua tangan direntangkan ke samping, putar arah depan dengan gerakan lambat.
- Kedua tangan direntangkan ke samping, putar arah belakang dengan gerakan lambat.
4. Gerakan Selangkangan
- Kaki dibuka ke samping posisi telapak sejajar dengan badan tegak, tekan-tekan ke bawah hitungan keempat tahan (posisi tangan direntangkan dibelakang tumit, pandangan lihat ke depan).
- Posisi siaga dasar, taruk kaki kanan ke belakang (kaki kiri didepan lutut ditekuk, kaki kanan dibelakang lutut diluruskan, kedua telapak kaki diluruskan ke depan, posisi tangan kanan memegang pinggul lalu lemaskan/tekan pinggul kearah depan. Hitungan keempat tahan, lakukan kaki didepan bergantian.
- Kedua tangan dibelakang kepala, kaki dibuka ke samping kedua telapak kaki sejajar, tekan jatuhkan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi telapak kaki kena tanah).
- Kedua tangan dibelakang kepala, kaki dibuka ke samping, tekan badan kesamping kiri dan kanan bergantian dua kali (posisi kaki hanya tumit kanan ke lantai, jari kaki ke atas).
- Gerakan kombinasi, posisi kembali ke siaga dasar.
- Hitungan satu kenakan kedua telapak tangan ke lantai (lutut harus lurus), hitungan dua lakukan jongkok, posisi tangan rentangkan kedepan. Hitungan tiga angkat badan lutut kembali diluruskan kedua telapak tangan kembali menyentuh lantai, hitungan empat lemaskan badan ke belakang pandangan ke arah belakang, posisi kedua tangan memegang pinggang.







